KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis panjatkan kehadapan Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat rahmatnya penulis dapat menyelesaikan pembuatan Laporan KKL ini tepat pada alokasi waktu yang telah ditentukan. Secara singkat laporan ini menceritakan perjalan menuju Yogyakarta dengan mengunjungi salah satu objek wisata yakni Candi Prambanan. Candi ini sangat erat kaitannya dengan Agama Hindu dan mengandung nilai sejarah yang sangat tinggi. Penulis menyadari laporan ini masih jauh dari sempurna, untuk itu saran dan kritik yang sifatnya membangun sangat penulis harapkan demi kesempurnaan laporan ini.
Penulis,
Ni Putu Yunita Rahmayanti
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Kuliah Kerja Lapangan (KKL) adalah suatu bentuk kegiatan intrakurikuler, merupakan kegiatan yang wajib diikuti oleh seluruh mahasiswa Universitas Mahasaraswati. Kegiatan KKL ini sebagian besar penyelenggaraannya dilaksanakan di luar kampus pada instansi-instansi baik pemerintah maupun swasta yang relevan dengan usaha peningkatan kualitas sumberdaya manusia baik melalui jalur pendidikan maupun non pendidikan. KKL pada tahun 2012/2013 ini melakukan perjalnan ke Jogjakarta - Surabaya dengan mengunjungi tempat wisata dan sebuah kampus yaitu Tidar. Indonesia merupakan Negara yang sangat Bhineka, baik dari suku, keragaman budaya serta daerah-daerahnya yang mengagumkan dengan keindahan dan keunikannya. Maka dari itu kita harus berupaya menjaga dan melestarikannya. Tidar. Saya mempunyai suatu kesan yang menarik ketika megunjungi Candi Prambanan yang mengandung nilai sejarah yang tinggi dan sangat erat dengan kaitannya dengan Agama Hindu. Kondisi bangunan dari Candi Prambanan ini sudah tidak sebagus dulu, sudah banyak bangunanya yang roboh diakibatkan gempa. Walaupun demikian Candi ini masih tetap menjadi pusat daya tarik bagi para wisatawan baik dalam maupun luar negeri. Untuk itu kita harus menjaganya bersama-sama agar tetap dapat dinikmati oleh seluruh umat yang ada didunia ini.
1.2 Masalah
Bagimana upaya untuk menjaga warisan nenek moyang kita salah satunya Candi Prambanan
1.3 Tujuan
• Tujuan yang hendak dicapai melalui Kuliah Kerja Lapangan (KKL) adalah sebagai upaya untuk mendapatkan pengalaman belajar bagi mahasiswa di luar kampus dalam pengembangan wawasan keilmuan, cara berfikir dan bersikap sebagai seorang calon sarjana kependidikan.
• Selain itu tujuan yang ingin dicapai melalui kegiatan KKLini
adalah untuk membentuk jalinan kerjasama dengan pihak-pihak terkait, sebagai salah satu bentuk upaya optimalisasi implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi pada masyarakat.
1.4 Manfaat
• Manfaat yang diperoleh dalam pelaksanaan KKL yakni dapat menambah pengetahuan dan wawasan mahasiswa sebagai upaya menghasilkan tenaga pendidik yang berkualitas dan profesional, berwawasan iptek, mampu bersaing dalam dunia kerja, memiliki keterampilan dalam menggunakan bahasa Inggris dengan baik dan benar, serta memiliki kepedulian terhadap pembinaan dan pengembangan bahasa dan sastra Inggris, serta bahasa daerah. Selain itu diselenggarakannya KKL sebagai salah satu bentuk upaya optimalisasi implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi pada masyarakat.
PEMBAHASAN
2.1 Sejarah Candi Prambanan
Merupakan peninggalan Hindu terbesar di kawasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, terletak lebihkuang 17 kilometer di sebelah Timur kota Yogyakarta. Candi Prambanan merupakan kompleks percandian dengan candi induk menghadap ke arah Timur, dengan bentuk secara keseluruhan menyerupai gunungan pada wayang kulit setinggi 47 meter.
Agama Hindu mengenal Tri-Murti, yang terdiri dari Dewa Brahmana sebagai sang Pencipta, Dewa Wishnu sebagai sang Pemelihara dan Dewa Shiwa sebagai sang Pelebur. Bilik utama dari candi induk kompleks candi Prambanan ditempati oleh Dewa Shiwa sebagai Mahadewa sehingga dapat disimpulkan bahwa candi Prambanan mreupakan candi Shiwa. Candi Prambanan atau candi Shiwa ini juga sering disebut sebagai candi Roro Jonggrang, berkaitan dengan legenda yang menceritakan tentang seorang dara yang jonggrang atau gadis yang jangkung, putrid Prabu (Raja, yang dalam bahasa Jawa sering disebut Ratu) Boko, yang membangun kerajaannya diatas bukit sebalah Selatan kompleks candi Prambanan.
Bagian tepi candi dibatasi dengan pagar langkan, yang dihiasi dengan relief Ramayana yang dapat dinikmati bilamana kita berperadaksina (berjalan mengelilingi candi dengan pusat candi selalu di sebelah kanan kita) melalui lorong itu. Cerita itu berlanjut pada langkan candi Brahma yang terletak di sebelah kiri (sebelah Selatan) candi induk. Sedang pada pagar langakn candi Wishnu yang terletak di sebelah kanan (sebelah Utara) candi induk, terpahat relief cerita Kresnadipayana yang menggambarkan kisah masa kecil Prabu Kresna sebagai penjelmaan (titisan) Dewa Wishnu dalam membasmi keangkaramurkaan yang hendak melanda dunia.
2.2 Upaya Melestarikan Warisan Sejarah
Objek wisata Candi Prambanan yang terletak di perbatasan antara Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Candi yang terletak di desa Prambanan yang wilayahnya dibagi antara kabupaten Sleman dan Klaten ini merupakan kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia. Sama halnya seperti Candi Borobudur, Candi ini juga memiliki nilai sejarah yang penting. Keberadaan candi yang disebut juga dengan Candi Rorojongrang ini erat kaitannya dengan kisah Bandung Bondowoso dan Rorojongrang. Warisan ini perlu kita jaga karena ini merupakan saksi kehidupan nyata pada jaman terdahulu. Beberapa upaya yang dapat kita lakukan untuk menjaga warisan ini diantaranya :
1) Tidak merombak bangunan candi sembarangan
2) Menjaga/merawat keaslian dan kebersihan
3) Menjaga nama baik dan mengenalkan kepada dunia melalui media teknologi dan informasi.
4) Memberikan pengertian kepada masyarakat betapa berharganya peninggalan-peninggalan sejarah
Itulah beberapa upaya yang bisa kita lakukan untuk menjaga warisan sejarah kita.
SIMPULAN DAN SARAN
3.1 Simpulan
Program KKL ini sangat penting dilaksanakan karena sebagai upaya untuk mendapatkan pengalaman belajar bagi mahasiswa di luar kampus dalam pengembangan wawasan keilmuan, cara berfikir dan bersikap sebagai seorang calon sarjana kependidikan.
3.2 Saran
Pemilihan Travel Agent, dan Restaurantnya lebih selektif karena kenyamanan membuat mahasiswa senang walaupun perjalananya jauh.
»» READMORE...
Puji syukur penulis panjatkan kehadapan Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat rahmatnya penulis dapat menyelesaikan pembuatan Laporan KKL ini tepat pada alokasi waktu yang telah ditentukan. Secara singkat laporan ini menceritakan perjalan menuju Yogyakarta dengan mengunjungi salah satu objek wisata yakni Candi Prambanan. Candi ini sangat erat kaitannya dengan Agama Hindu dan mengandung nilai sejarah yang sangat tinggi. Penulis menyadari laporan ini masih jauh dari sempurna, untuk itu saran dan kritik yang sifatnya membangun sangat penulis harapkan demi kesempurnaan laporan ini.
Penulis,
Ni Putu Yunita Rahmayanti
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Kuliah Kerja Lapangan (KKL) adalah suatu bentuk kegiatan intrakurikuler, merupakan kegiatan yang wajib diikuti oleh seluruh mahasiswa Universitas Mahasaraswati. Kegiatan KKL ini sebagian besar penyelenggaraannya dilaksanakan di luar kampus pada instansi-instansi baik pemerintah maupun swasta yang relevan dengan usaha peningkatan kualitas sumberdaya manusia baik melalui jalur pendidikan maupun non pendidikan. KKL pada tahun 2012/2013 ini melakukan perjalnan ke Jogjakarta - Surabaya dengan mengunjungi tempat wisata dan sebuah kampus yaitu Tidar. Indonesia merupakan Negara yang sangat Bhineka, baik dari suku, keragaman budaya serta daerah-daerahnya yang mengagumkan dengan keindahan dan keunikannya. Maka dari itu kita harus berupaya menjaga dan melestarikannya. Tidar. Saya mempunyai suatu kesan yang menarik ketika megunjungi Candi Prambanan yang mengandung nilai sejarah yang tinggi dan sangat erat dengan kaitannya dengan Agama Hindu. Kondisi bangunan dari Candi Prambanan ini sudah tidak sebagus dulu, sudah banyak bangunanya yang roboh diakibatkan gempa. Walaupun demikian Candi ini masih tetap menjadi pusat daya tarik bagi para wisatawan baik dalam maupun luar negeri. Untuk itu kita harus menjaganya bersama-sama agar tetap dapat dinikmati oleh seluruh umat yang ada didunia ini.
1.2 Masalah
Bagimana upaya untuk menjaga warisan nenek moyang kita salah satunya Candi Prambanan
1.3 Tujuan
• Tujuan yang hendak dicapai melalui Kuliah Kerja Lapangan (KKL) adalah sebagai upaya untuk mendapatkan pengalaman belajar bagi mahasiswa di luar kampus dalam pengembangan wawasan keilmuan, cara berfikir dan bersikap sebagai seorang calon sarjana kependidikan.
• Selain itu tujuan yang ingin dicapai melalui kegiatan KKLini
adalah untuk membentuk jalinan kerjasama dengan pihak-pihak terkait, sebagai salah satu bentuk upaya optimalisasi implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi pada masyarakat.
1.4 Manfaat
• Manfaat yang diperoleh dalam pelaksanaan KKL yakni dapat menambah pengetahuan dan wawasan mahasiswa sebagai upaya menghasilkan tenaga pendidik yang berkualitas dan profesional, berwawasan iptek, mampu bersaing dalam dunia kerja, memiliki keterampilan dalam menggunakan bahasa Inggris dengan baik dan benar, serta memiliki kepedulian terhadap pembinaan dan pengembangan bahasa dan sastra Inggris, serta bahasa daerah. Selain itu diselenggarakannya KKL sebagai salah satu bentuk upaya optimalisasi implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi pada masyarakat.
PEMBAHASAN
2.1 Sejarah Candi Prambanan
Merupakan peninggalan Hindu terbesar di kawasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, terletak lebihkuang 17 kilometer di sebelah Timur kota Yogyakarta. Candi Prambanan merupakan kompleks percandian dengan candi induk menghadap ke arah Timur, dengan bentuk secara keseluruhan menyerupai gunungan pada wayang kulit setinggi 47 meter.
Agama Hindu mengenal Tri-Murti, yang terdiri dari Dewa Brahmana sebagai sang Pencipta, Dewa Wishnu sebagai sang Pemelihara dan Dewa Shiwa sebagai sang Pelebur. Bilik utama dari candi induk kompleks candi Prambanan ditempati oleh Dewa Shiwa sebagai Mahadewa sehingga dapat disimpulkan bahwa candi Prambanan mreupakan candi Shiwa. Candi Prambanan atau candi Shiwa ini juga sering disebut sebagai candi Roro Jonggrang, berkaitan dengan legenda yang menceritakan tentang seorang dara yang jonggrang atau gadis yang jangkung, putrid Prabu (Raja, yang dalam bahasa Jawa sering disebut Ratu) Boko, yang membangun kerajaannya diatas bukit sebalah Selatan kompleks candi Prambanan.
Bagian tepi candi dibatasi dengan pagar langkan, yang dihiasi dengan relief Ramayana yang dapat dinikmati bilamana kita berperadaksina (berjalan mengelilingi candi dengan pusat candi selalu di sebelah kanan kita) melalui lorong itu. Cerita itu berlanjut pada langkan candi Brahma yang terletak di sebelah kiri (sebelah Selatan) candi induk. Sedang pada pagar langakn candi Wishnu yang terletak di sebelah kanan (sebelah Utara) candi induk, terpahat relief cerita Kresnadipayana yang menggambarkan kisah masa kecil Prabu Kresna sebagai penjelmaan (titisan) Dewa Wishnu dalam membasmi keangkaramurkaan yang hendak melanda dunia.
2.2 Upaya Melestarikan Warisan Sejarah
Objek wisata Candi Prambanan yang terletak di perbatasan antara Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Candi yang terletak di desa Prambanan yang wilayahnya dibagi antara kabupaten Sleman dan Klaten ini merupakan kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia. Sama halnya seperti Candi Borobudur, Candi ini juga memiliki nilai sejarah yang penting. Keberadaan candi yang disebut juga dengan Candi Rorojongrang ini erat kaitannya dengan kisah Bandung Bondowoso dan Rorojongrang. Warisan ini perlu kita jaga karena ini merupakan saksi kehidupan nyata pada jaman terdahulu. Beberapa upaya yang dapat kita lakukan untuk menjaga warisan ini diantaranya :
1) Tidak merombak bangunan candi sembarangan
2) Menjaga/merawat keaslian dan kebersihan
3) Menjaga nama baik dan mengenalkan kepada dunia melalui media teknologi dan informasi.
4) Memberikan pengertian kepada masyarakat betapa berharganya peninggalan-peninggalan sejarah
Itulah beberapa upaya yang bisa kita lakukan untuk menjaga warisan sejarah kita.
SIMPULAN DAN SARAN
3.1 Simpulan
Program KKL ini sangat penting dilaksanakan karena sebagai upaya untuk mendapatkan pengalaman belajar bagi mahasiswa di luar kampus dalam pengembangan wawasan keilmuan, cara berfikir dan bersikap sebagai seorang calon sarjana kependidikan.
3.2 Saran
Pemilihan Travel Agent, dan Restaurantnya lebih selektif karena kenyamanan membuat mahasiswa senang walaupun perjalananya jauh.








